Koramil 2204/Cikidang Dampingi Aliansi Masyarakat Tiga Kecamatan Gelar Aksi Perbaikan Jalan Rusak di Sukabumi

Sukabumi, – Puluhan warga yang tergabung dalam aliansi masyarakat dari tiga kecamatan, yakni Cikidang, Kalapanunggal, dan Kabandungan, menggelar aksi gotong royong memperbaiki jalan rusak yang sudah lama dikeluhkan warga di wilayah Desa Pangkalan, Kecamatan Cikidang, dan berlanjut menuju Kalapanunggal hingga Kabandungan, pada Selasa, 9 September 2025.

 

Perbaikan dilakukan secara swadaya dengan menambal sejumlah titik jalan berlubang yang selama ini dinilai membahayakan pengendara. Jalur tersebut diketahui merupakan akses vital penghubung antar kecamatan.

 

Hadir dalam kegiatan ini antara lain Kapolsek Cikidang AKP H. Sianturi, SH, Babinsa Pangkalan Koramil 2204/Cikidang Serma Awaludin, Bhabinkamtibmas Aiptu A. Muladi, Kasitrantibum Kecamatan Cikidang Heru, Kasitrantibum Kecamatan Kalapanunggal Asep, serta aparatur desa, Satpol PP, linmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda.

 

Kepala Desa Pangkalan, Usep Saipul Rohman, menegaskan aksi ini murni inisiatif masyarakat tanpa ada muatan politik. “Ini murni perbaikan jalan, mari kita jaga kondusivitas. Dengan bismillah kita laksanakan kegiatan ini, ujarnya.

 

Hal senada disampaikan Riswan alias Ebid, salah satu penggerak aksi. Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukanlah aksi demonstrasi, melainkan bentuk kepedulian terhadap kondisi jalan. Kami lakukan perbaikan dari pertigaan Pangkalan Cikidang sampai pertigaan Kabandungan. Ini murni gerakan masyarakat karena aduan jalan rusak, semoga lancar,” katanya.

 

Aksi gotong royong ini juga mendapat apresiasi dari sejumlah tokoh masyarakat lainnya. Aldi, perwakilan warga, menyampaikan bahwa jalan rusak sudah lama menjadi keluhan masyarakat. “Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak, semoga jalan yang diperbaiki bisa lebih nyaman dilalui,” ujarnya.

 

Pantauan di lapangan menunjukkan, perbaikan dilakukan dengan cara penambalan manual di beberapa titik rusak parah. Hingga siang hari, kegiatan masih berlangsung secara kondusif dengan pengawasan aparat kepolisian, TNI khususnya Koramil 2204/Cikidang, serta pemerintah setempat.

 

Sementara itu, di media sosial sejumlah unggahan warga mempertanyakan lambannya penanganan jalan tersebut, terlebih mengingat adanya proyek besar perusahaan energi di kawasan tersebut. Namun demikian, aksi warga kali ini tetap berjalan damai dengan tujuan utama memperbaiki infrastruktur demi keselamatan bersama. (Pen)